Jumat, 30 Agustus 2013

Thare: Prolog

Di planet yang jauh dari Bumi, melewati berbagai galaksi, berbagai kumpulan bintang-bintang, terdapat kehidupan yang berbeda jauh dari Bumi. Di planet tersebut, hanya ada sebuah kota yang dihuni oleh manusia. Memiliki teknologi yang sama dengan kita di Bumi pada abad ke-21 awal, kecuali pesawat, satelit, apapun teknologi terbang tidak dimiliki oleh mereka. Bukan berarti mereka tidak mencobanya, mereka sudah mencobanya, hanya saja kemanapun pesawat yang mereka miliki pergi, pasti mengalami kecelakaan, karena itu mereka tidak menggunakan pesawat lagi.. Hal lain yang membuat mereka berbeda adalah makanan, budaya, bahkan tempat tinggal yang hanya satu kota yang mencakup semua manusia yang ada di planet itu. Mereka tinggal di sebuah kota yang luas, besar, tetapi dikelilingi oleh hutan. Ya, kota tersebut dikelilingi oleh hutan yang menutupi seluruh planet itu. Walaupun memiliki teknologi yang sama seperti kita, perbedaan mereka adalah, mereka tetap menjaga banyak kehidupan alam liar. Manusia tinggal di dalam kota yang mereka sebut sebagai Garan, kota khusus manusia. Sebenarnya tidak dapat dikatakan kalau mereka hanya tinggal di perkotaan saja, kalau lebih diperhatikan, mereka juga memiliki desa, pedesaan yang menjadi dinding antara kota dan hutan tersebut.

            Selain ras manusia, ternyata terdapat ras yang lain. Justru hutan itulah tempat tinggal mereka, di mana semua ras lain menyembunyikan diri dari manusia. Terdapat Elvraz, ras yang tinggal di dalam hutan tersebut. Mereka adalah ras yang menyatu dengan hutan, ras yang benar-benar menggunakan alam dengan baik dan merawatnya. Perbedaan mereka dengan manusia adalah, para Elvraz memiliki cuping telinga yang lancip, mereka memakai pakaian yang sederhana, seakan menyatu dengan alam dan tumbuh-tumbuhan. Mereka tinggal di sebuah kota yang mereka buat berdasarkan pohon. Selain itu mereka memiliki kemampuan yang berbeda dengan manusia, yaitu umur yang panjang, dan mereka dapat mengubah bentuk tulang mereka sesuka hati. Tubuh mereka pun lentur, sehingga tubuh mereka dapat mengikuti perubahan tulang mereka. Elvraz tidaklah seperti manusia yang terkadang menggunakan perasaan dalam menentukan keputusan. Semua keputusan mereka ambil dengan logika yang mereka miliki.
            Selanjutnya adalah Morlock. Ras ini hidup nomaden, mereka berpindah-pindah dan tetap menyatu dengan alam. Bentuk badan mereka berbeda jauh dengan manusia maupun Elvraz. Badan mereka yang berbulu dan berotot membuat mereka ditakuti. Mereka disebut sebagai ras yang dikagumi dan merupakan yang terkuat. Karena ras ini nomaden dan menyatu dengan hutan, mereka hanya membutuhkan seorang kepala suku, dan kepala suku ini terus diganti setiap 20 tahun. Walaupun mereka terlihat menyeramkan, sebenarnya mereka lebih berbaik hati daripada manusia planet ini.
            Ada pula ras Dwarven, ras yang kecil, terkecil dari semua ras lain. Tingginya hanyalah sebetis manusia dewasa. Mereka adalah ras yang lebih sering berada di bawah tanah, menggali, ketimbang berada di permukaan. Keahlian mereka adalah menggali tanpa merusak alam yang ada di sekeliling mereka. Mereka sering sekali menemukan mineral berharga di dalam planet mereka, bahkan mineral-mineral baru yang membuat mereka kaya akan ilmu kimia. Mereka seringkali menemukan mineral baru, unsur kimiawi yang baru, bahkan mereka lebih sering meneliti atom dan kimiawi ketimbang menggali. Ini dikarenakan mereka tahu kalau mereka menggali terus-menerus, planet mereka akan cepat rusak, sehingga mereka coba mengembangkan zat baru dengan mencampurkan zat-zat yang sudah ada sekarang dan ramah lingkungan. Walaupun mereka terlihat pendek, berotot, mereka memiliki otak yang cerdas dalam penelitian.
            Kemudian ada pula Dran. Ras yang dapat dikatakan paling mendekati nenek moyang mereka yang adalah naga. Mereka merupakan ras yang paling menyeramkan dari semua ras yang lain. Mereka bertahan menghadapi suhu panas berapa derajat pun. Mereka tinggal di dalam gunung yang tertinggi di planet ini, gunung yang aktif sepanjang masa. Para Dran merupakan makhluk yang kejam, selalu ingin memiliki kuasa. Dran, pemimpin mereka, adalah makhluk yang paling tua dari seluruh planet ini, dialah yang membuat ras ini selalu merajalela, berusaha untuk menghancurkan ras-ras lain. Morlock yang kuat pun cukup kesulitan dalam menghadapi ras Dran karena ras Dran ini memiliki kulit yang tidak dapat ditembus siapapun.
            Hanya inilah yang dapat saya tulis. Planet ini, makhluk-makhluk yang ada di planet ini, inilah yang menjadi daya tarik bagi saya sehingga saya ingin sekali meneliti mereka lebih lanjut dan memberikan hasil penelitian ini kepada siapapun juga.



—Nishimura Taiki

0 comments:

Posting Komentar