Kamis, 28 November 2013

Sex and Love, Which One Is More Dominant?

What do you think about sex? What do you feel about sex? Why we love sex more than anything to fulfill our pleasure? It’s all happened in your brain.

Men, women, teenager, or even animal love sex, but do we always think about sex? Actually it’s different part of the brain, but we will learn more about the part why our brain want to have sex, and how hormones can affect us to having sex.

Love…the first thing we should know is love. What is love actually? Love is something that live around us. Even children do know what love is. Even if love makes you suffer, or makes you happy, love is what’s mean to us as human.

We’re different with animal who do anything with their instinct, but they still have love to love their child. We as human also love everyone, and that’s what makes us want to care about them or even discipline them.

So, which one control us? Love or sexual desire? We will try to discuss it now.

Minggu, 24 November 2013

Thare: Bab 5-Thare

Api bergemericik, membakar kayu-kayu yang tertumpuk di hadapan kami, satu-satunya cahaya yang menyala selain bintang-bintang yang ada di atas kepala kami. Pohon-pohon melindungi kami, tapi pohon juga menyembunyikan berbagai macam hal yang dapat membahayakan kami. Hewan liar, tebing, musuh, semuanya ada di balik pohon-pohon yang ada di sekitar kami. Hanya ada aku dan Tatsu yang sedang duduk di sekitar kayu yang terbakar itu.
            Aku memegang pedang yang ada di sebelahku, pedang pemberian Tatsu kepadaku. Pedang itu dibaluti dengan sarung yang begitu indah, berwarna hijau seperti daun yang ada disekitarku, juga dihiasi dengan garis-garis emas yang terputus-putus. Aku menghunuskan pedangku itu, pedang yang sangat kujaga dan kuhargai. Terlihat pedang itu tidaklah bermata dua, tetapi bermata satu dan sisi satunya lagi merupakan sisi yang tumpul, sisi yang tidak dapat menebas apapun tetapi masih akan terasa sakit kalau orang lain terkena sisi tersebut.
            “Kau begitu menyukai pedang itu, Norm?” tanya Tatsu padaku.

Kamis, 21 November 2013

See the rapist perspective

What is in your mind when you heard the word of ‘RAPING’? Sadistic? Feeling pity for the victim? Or maybe you want to help?

Yes the urge to help someone that being rape is something that anyone with good conscience want. But actually, what is raping itself? What makes someone want to rape another one? And why there’s so many rape cases around the globe? We will discuss a little about it and maybe we will try to look at the rapist point of view. While we’re look at the rapist point of view, some of you maybe will think that we don’t need feel pity to the rapist, feel bad if someone rape another one. But we still have to know about them a little, because they’re also human like us, but have a different way of think.



Selasa, 19 November 2013

Thare: Bab 4-Manusia

“Kenapa aku harus satu kamar dengannya?!!” seruku kepada Tatsu yang hendak membuka pintu kamarnya.
            Ia hanya melihat kearahku dan memandangku dengan rasa tidak senang. Tapi akulah yang lebih tidak senang. Aku harus sekamar dengan manusia perempuan menjijikkan itu. Aku sama sekali tidak sudi. “Kau bisa pulang kalau kau tidak suka,” jawab Tatsu.
            “Justru dialah yang harus pulang! Aku tidak tahan kalau aku terus bersama dengannya!!”
            Tatsu tidak menjawab apapun. Ia hanya masuk ke dalam kamarnya.
            Aku yang semakin kesal, ingin rasanya memukul sesuatu, atau bahkan membunuh manusia itu. Aku tidak senang, sama sekali tidak suka dengan manusia. Mereka menjijikkan, memuakkan bagiku. Dengan langkah yang kuhentak-hentakkan, aku berjalan menuju kamarku—juga kamar manusia menjijikkan itu—dengan perasaan penuh dendam dan amarah. Kubuka pintu kamar, dan aku melihat perempuan itu, yang mengatakan dirinya adalah Elizabeth, sedang duduk di ranjang yang paling dekat dengan pintu kamar. Keberadaannya seolah-olah sedang menungguku. Jelas, aku tidak suka, kalau dia tidak dilindungi oleh Tatsu, aku sudah menghajarnya dari hari ia datang ke rumah Tatsu. Kekesalanku tidak dapat kubendung sama sekali. Aku butuh pelampiasan. Tapi karena aku tidak bisa menghajarnya, aku langsung menuju ke ranjang paling dalam—yang adalah ranjangku, ranjang ke 15 dari ruang tidur itu, dan aku langsung tidur berusaha agar tidak perlu berurusan dengannya. Sayangnya, aku tidak dapat tidur pada saat itu juga.

Kamis, 14 November 2013

I feel good!!!

Hi all!! Do you feel good? Well,  probably not. You have to face anything from everywhere. You have to face the traffic, you have to face your  boss, you have to work. You have to do almost everything that you don't like. But, you also have time for having fun. Well, maybe not all day, but for a while. Just what you can do when your time is full with things you don't like?

Well, feeling arouse is what you need. But, what is actually feeling arouse? Arouse can become 3 terms:
  1. to cause (an emotional or mental state)
  2. to excite (someone) sexually
  3. to wake (someone) from sleep


So what is  actually arouse mean? Arouse is like you want to do something, you want to make something. Most of the person think that feeling arouse is want to have a sexual relationship. But from the term up there, we realize that being arouse is not only about sexuality. You can check the terms arouse in the Merriam Webster.

We will discuss more about this arouse that we can feel or do. Well, maybe only for the first and the second term, not the third term.

Kamis, 07 November 2013

To be or not to be



Do you know someone who is exhibitionist? Or maybe someone who likes to put their genital (usually a man who put his penis) into someones butt when they're in the train or bus?